Minggu, 22 September 2013

Bowl of Hygieia

Bowl of Hygieia

Apakah anda selama ini memperhatikan lambang farmasi yang bergambar seekor ular yang melingkar pada mangkuk?

Apakah anda pernah mempertanyakan apa arti lambang farmasi bowl of hygieia tersebut?

Kenapa ular yang menjadi simbol farmasi? 


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jawaban awal mengenai kenapa ular menjadi simbol farmasi saya peroleh dari seorang guru saya di SMK Farmasi Kediri. Dan catatan ini masih ada di buku yang sering saya bawa. Beliau bilang simbol tersebut filosofinya dari yunani dengan interpretasi di satu sisi sebagai obat yang berkhasiat dan di sisi lain sebagai racun. Padahal awalnya saya menduga filosofi simbol ini dari India karena identik sama kobra..tetot..

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sekilas...
Bowl of hygieia digunakan sebagai lambang farmasi sejak tahun 1796 dan digunakan oleh bangsa persia untuk menunjukan lambang farmasi atau bagian pengobatan dan selanjutnya di gunakan oleh organisasi farmasi di seluruh dunia. Dalam sejarahnya penggunaan lambang bowl of hygieia berasal dari kisah kuno yunani, mangkuk yang ada dalam lambang farmasi tersebut dipercaya adalah mangkuk milik hygieia, seorang Dewi Kesehatan bangsa Yunani yang digambarkan selalu membawa mangkuk dan di badannya ada sesekor ular. Berdasarkan kepercayaan banyak orang, dipercaya bahwa mangkuk Hygieia dan ular merupakan simbol keseimbangan alam di muka bumi. Digambarkan bahwa simbol ular adalah pasien yang bebas memilih untuk mengobati dirinya sendiri atau tidak. Selain itu menurut kepercayaan Yunani kuno, dipercaya bahwa ular yang melilit pada mangkuk menggambarkan kebijaksanaan dan kesembuhan. Lambar farmasi Bowl of hygieia saat ini juga selain digunakan oleh dunia farmasi juga oleh dunia pendidikan yang terkait dengan farmasis dengan bermacam bentuk dan model akan tetapi dengan tidak meninggalkan bentuk aslinya yaitu berupa ular yang melilit sebuah mangkuk.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kemudian saya simpan informasi ini baik-baik…
Dan setelah lama hari itu saya browsing di google. Dapatlah beberapa jurnal dan artikel..dan ternyata eh ternyata tidak jauh yang dikatakan guru saya dulu namun belum lengkap…..Mari kita lengkapi !!!

Pada dasarnya ular dan bisa ular telah membius dan merangsang pikiran serta imajinasi umat manusia sejak jaman dulu kala. Tidak ada hewan yang disembah, dicintai bahkan hingga dihina dibandingkan ular dalam sejarah peradaban manusia. Racun ular menjadi pesona bagi makhluk itu sendiri. Dalam sejarahnya terkait peradaban umat manusia, ular digunakan sebagai sarana ibadah, ramuan sihir dan obat-obatan, serta menjadi simbol kesehatan, penyakit, kedokteran, farmasi, kematian, keabadian, kebijaksanaan dan jangan lupa bahwa ular juga sebagai simbol CINTA..hadeuuuhhhh..

Simbol ular khususnya dengan pola 2 ular pertama kali muncul dalam peradaban Sumeria (2350-2150 Sebelum Masehi (SM)). Kemudian simbol ular ini muncul juga pada peradaban Yunani Kuno (2000-400 SM). Dalam mitologi Yunani, patung Asclepius (Dewa Pengobatan dalam mitologi Yunani), dengan “Caduceus” (lambang berbentuk tongkat ular) dan putrinya Hygeia (Dewi Kesehatan) yang sedang memegang ular dan mangkuk serta kemudian dijadikan symbol bagi dunia farmasi dan kesehatan. Pada awal abad ke-17, banyak sekolah kesehatan dan kedokteran di Barat menggunakan Asclepius dan Hygieia sebagai simbol dan dekorasi bangunan mereka.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berbicara mengenai gelas atau mangkuk dalam simbol farmasi atau dikenal dengan gelas atau mangkuk Hygieia dipersepsikan sebagai simbol keseimbangan alam di muka bumi. Sedangkan ular dalam mangkuk  Hygieia menggambarkan kebijaksanaan dan kesembuhan.  Di samping itu, diperoleh informasi bahwa mangkuk dalam simbol farmasi berasal dari Hungaria…masa sih…

“Caduceus” atau lambang berbentuk tongkat ular dalam mitologi Yunani Kuno sendiri dengan satu ular digunakan sebagai simbol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedangkan ular dan mangkuk sebagai symbol apotek di Eropa…

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kembali pada ular, ular juga disembah oleh orang-orang India sekitar abad 6-4 SM. Dalam peradaban Mesir Kuno, desain ular digunakan dalam hieroglif. Di China sendiri, sekitar 30 spesies ular masih digunakan sebagai bahan obat-obatan dalam TCM (Traditional Chinese Medicine)…mirip klinik Tong Fang nampaknya. Ular juga ada dalam Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru umat Kristen sebagai simbol dosa, kebangkitan, dan terapi yang kemudian ditarik benang merah oleh para filosof abad pertengahan dengan cerita penggunaan motif ganda ular sebagai lambang medis terkait hubungan simbolis Hermes dengan pembebasan dan penebusan dosa. Namun demikian, informasi tersebut tidak bisa dijadikan rujukan kenapa ular digunakan sebagai simbol farmasi dan medis sekarang ini.

Akan tetapi dari cerita sejarah, mitologi dan tradisi memvalidasi dan menguatkan kesesuaian ular sebagai simbol farmasi dan medis. Ah walaupun belum bisa menjawab kenapa ular yang dipilih tapi saya masih belum menerima kenapa harus ular..pokoknya gitu deh.. 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Referensi:

Antoniou A, et all. 2011. The Rod and The Servent: History’s Ultimate Healing Symbol. World Journal of Surgery. Vol. 35, No.1, p217-221.

Okuda J, Kiyokawa R. 2000. Snake as a symbol in medicine and pharmacy – a historical study. (Artikel dalam bahasa Jepang) Yakushigaku Zasshi. ;35(1):25-40.

Wilcox, Robert A & Whitham, Emma M. 2003. The Symbol of Modern Medicine: Why One Snake is More Than Two. Annals of Internal Medicine. 138, 8.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar